Blogroll

Rabu, 12 November 2014

Sejarah SD Santo Mikael

Bermula dengan dibangunnya jalan By Pass Tanjung Priok – Cawang dan kemudian disambung Jl. LET. JEND SUPRAPTO yang menghubungkan Jl. Tanah Tinggi Poncol dengan By Pass, maka akses menuju Sumur Batu menjadi terbuka dan lancar, sehingga lahan-lahan dipinggiran By Pass mulai direncanakan untuk bangunan-bangunan Industri dan usaha.

Ini terjadi pada tahun 1962.

Kompleks Kodam V Jaya mulai dibangun untuk menampung para perwira AD. Dengan adanya Kompleks Kodam V Jaya tersebut, maka diperlukan saranan umum diantaranya sarana pendidikan dan sarana ibadah.

Melalui KAJ, Paroki Paskalis waktu itu di Gereja Lama Jl. Tanah Tinggi sekarang menjadi Jl. Let. Jend Suprapto diserahi sebidang tanah seluas 1 ½ hektar untuk dibangun : Sekolahan, Gereja dan Perumahan (Asrama Suster ). Maka oleh KAJ dibangun gedung SD tahun 1964 namun karena adanya gerakan G-30S tahun 1965, kegiatan berhenti. Pada tahun 1966 mulailah dilanjutkan usaha mendirikan sekolah dan baru selesai 3 (tiga) ruang kelas kemudian diserahkan sepenuhnya pada Paroki Paskalis yang kemudian menugaskan Sdr. F. Djarwarasa untuk melaksanakan pendaftaran Penerimaan Murid TK, SD dan SMP.

Mulai pendaftaran dilaksanakan di garasi Bp. / Ibu Kol. Madjid di Jl. Ranjau. Setelah dilaksanakan pendaftaran selama kurang lebih 3 bulan maka terdaftar calon siswa TK sebanyak 17 anak, calon murid SD 24 anak dan Calon Murid SMP 23 anak. Diharapkan bahwa Pembangunan sekolah tersebut dapat diisi oleh Putra putri warga kompleks tetapi kenyataannya hanya sedikit sekali warga kompleks yang memasukkan putra putrinya ke sekolah baru tersebut. Dalam perjalanan waktu karena kompleks kodam telah membuka TK Chandra maka calon TK Paskalis tersebut diserahkan ke TK Chandra. Kemudian SD MIKAEL berdirie drngan siswa permulaan 23 anak dan bertambah beberapa sampai akhir tahun 1968.

Pembukaan resmi oleh Uskup Agung alm. Leo Sukoto SJ tahun 1967 dinyatakan SD Mikael dan SMP Mikael di bawah yayasan STRADA sama dengan SD / SMP Paskalis yang di Tanah Tinggi. Kemudian pada tahun 1972 Yayasan Strada diserahkan menjadi Yayasan Paroki Paskalis yang selanjutnya menjadi Yayasan Pendidikan Paskalis SD Mikael diasuh suster AK dan SMP Paskalis Kodam menjadi SMP Paskalis III. Perkembangan di Kodam ini menjadi nyata setelah suster-suster ADSK yang sekarang menjadi suster AK secara penuh mengelola SD Mikael dan SMP Paskalis III, kemudian pada tahun 1986 atas usulan pak Titus yang saat itu menjadi Ketua Yayasan Pendidikan Paskalis berdirilah SMA Paskalis. Selanjutnya mengikuti perkembangan sejak SD Mikael berdiri Pater Pruim OFM meminta dr. Kho dari Yayasan Melania untuk membuka Poliklinik di Kodam untuk melayani anak-anak sekolah dan masyarakat sekeliling kodam.

Suka duka dalam pelaksanaan berdirinya SD/SMP di Kodam ini cukup terasa lebih banyak dukanya, sehingga memerlukan perjuangan bathin dan tenaga, baik untuk menghadapi tumbuhnya semak-semak setinggi 1 meter dan berkeliaran ular-ular. Dapat dicatat disini bahwa tenaga pemula Bp. Wahyu almarhum bersama kami setaip sore dan dibantu setiap hari libur membersihkan, memotong semak dan membunub ular-ular dan perlu diketahui dipinggir kali belum ada jalan serta di Kodam belum ada listrik dan air bersih apalagi yang tinggal dipinggir kali, sebagai petugas di sekolah kita ini.

Puji syurkur kepada Tuhan serta berterima kasih kepada semua pihak yang saat itu mau berkorban, sehingga sekarang terwujud SD, SMP dan SMA di Kodam ini berdiri megah dan rapi. Mari kita jaga dan pertahankan Sekolah Mikael dan Paskalis ini untuk mewujudkan Pendidikan yang mempersiapkan anak bangsa sebagai penerus.

Selamat bertugas para Suster, para Guru dan Karyawan. Jangan lupakan sejarah untuk dasar memajukan bangasa kita, Amin.

0 komentar:

Posting Komentar